by : Unknown
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kota
Mataram diperingati sederhana di Pendopo Wali Kota Mataram, Rabu (23/7) sore.
Kegiatan dihadiri Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh beserta istri, kepala SKPD, pengurus
dan pembina Dewan Anak Mataram (DAM), serta pengurus Lembaga Perindungan Anak (LPA)
Kota Mataram maupun Provinsi NTB.
Wali Kota Mataram
mengatakan, peringatan HAN memang digelar sederhana yang dirangkai dengan buka puasa
bersama. Namun di balik itu, peringatan HAN memiliki makna sangat penting dikaitkan
dengan ikhtiar Pemkot Mataram untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM). ‘’Apalagi
kita berkomitmen untuk mewujudkan Mataram menuju Kota Layak Anak (KLA) tahun
2016 yang sudah dilakukan bertahap, baik regulasinya dengan membuat program-program
dalam rangka mewujudkan Mataram menuju KLA,’’ jelas Wali Kota.
Bagi anak-anak, lanjut
Wali Kota, telah disiapkan berbagai fasilitas agar anak-anak bisa menikmati apa
yang menjadi hak anak. Termasuk hak mendapatkan pendidikan yang layak. Selain
itu, perlindungan terhadap anak juga mendapat perhatian dengan terus melakukan
sosialisasi agar para orang tua membina, melindungi dan mengayomi anak-anak.
Rangkaian peringatan HAN
tingkat Kota Mataram telah dimulai sejak tanggal 7-23 Juli dengan kegiatan lomba
dai cilik, mewarnai bagi siswa-siswi TK dan PAUD, serta lomba menulis surat
untuk Wali Kota Mataram. ‘’Lomba menulis surat diikuti ABH (anak berhadapan
hukum), ABK (anak berkebutuhan khusus) dan anak-anak Ahmadiyah,’’ kata Ketua
LPA Kota Mataram, Sri Mawarni.
Dalam kesempatan
memperingati HAN, diserahkan pula hadiah kepada para pemenang lomba serta
pemberian beasiswa bagi sejumlah anak asuh
by : Unknown
Pemerintah Kota Mataram akan menggelar kegiatan "Mataram Expo" salah satu rangkaian HUT Kota Mataram ke-21
pada tanggal 31 Agustus 2014. Kegiatan
Mataram Expo tersebut direncanakan berlangsung tanggal 4-7 September 2014 bekerja sama dengan pihak
ketiga yakni PT. Solindo Duta Convex.
Demikian disebutkan Asisten II
Setda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito dalam rapat persiapan Mataram Expo 2014 di
ruang kenari kantor Wali Kota Mataram, Jumat (18/7) dihardiri sejumlah kepala SKPD
terkait lingkup Pemerintah Kota Mataram.
Kegiatan Mataram Expo ini merupakan kegiatan pertama yang
akan digelar oleh Pemerintah Kota Mataram. Jika kegiatan itu ke depan bisa
memberikan dampak besar dan positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, maka
Pemerintah Kota Mataram akan menjadikan Mataram Expo menjadi agenda tahunan. “Karenanya
kita berharap yang ikut serta tidak hanya pengusaha regional dan nasional saja,
namun kita berharap ada peserta dari internasional,” katanya.
Terkait dengan itu Asisten II berharap agar pihak ketiga tidak hanya menjadikan Mataram Expo tidak hanya menjadi ajang
transaksi jual beli semata. Melainkan dalam stan-stan yang akan terbangun
diharapkan juga mencerminkan sarana untuk berbagai hal yang bersifat hasil
inovasi dan kreasi anak bangsa sehingga Mataram Expo bisa menjadi ajang edukasi. Di samping itu perlu diingat, selain
menyediakan ruang bagi para pengusaha, juga menyediakan ruang untuk
pedagang-pedagang kecil di luar stan Mataram Expo yang ada. "Sehingga dampak lain dari Mataram Expo bisa lebih
banyak dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas tidak hanya sekedar
berjualan,” ujarnya.
Sementara direktur
PT. Solindo Duta Convex, H Chairul Umaya mengatakan, dalam rencananya pihaknya akan membangun sekitar
84 stan yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha-pengusaha baik pengusaha
regional, nasional maupun internasional jika memungkinkan. Para
pengusaha-pengusaha itu nantinya akan menjual produk-produk unggulan dari
daerah masing-masing. Sebab, ajang Mataram Expo ini bisa menjadi ajang promosi
sekaligus mencari kerja sama dan peluang pasar di luar daerah. “Masukan-masukan
dari Pemerintah Kota Mataram menjadi
pertimbangan kami untuk dalam pelaksanaan nanti,” katanya.
by : Unknown
Kegiatan safari Ramadan TP PKK Kota Mataram berlanjut
dengan mengunjungi Kecamatan Cakranegara, Kamis (17/7). Berlokasi di aula
kantor Camat Cakranegara, kegiatan dihadiri Camat Cakranegara Salman Rusdi,
para kader PKK dan jamaah majelis taklim.
Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj
Suryani Ahyar Abduh mengatakan, kegiatan pengajian Ramadan tahun ini sengaja
menghadirkan semua kader karena kader juga butuh sentuhan siraman rohani
sebagai bekal ilmu dalam menjalankan tugas sebagai ujung tombak pelaksana
kegiatan di masyarakat.
''Ramadan jangan menjadi alasan untuk bermalas-malasan.
Justru bulan Ramadan adalah bulan suci penuh berkah dan karomah untuk
mendapatkan ampunan dari Allah SWT,'' kata Hj Suryani yang mengajak para kader
agar semakin semangat menjalani ibadah dibulan puasa dan menjadikan bulan
Ramadan sebagai ladang ibadah dibulan yang penuh keberkahan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak para kader
meluangkan waktu sejenak untuk mengingat saudara-saudara yang dilanda musibah
di Palestina. ''Mereka butuh uluran tangan, doa dan bantuan. Semoga bantuan
kita ini bisa membantu dan bermanfaat bagi saudara sesama muslim,'' kata Hj
Suryani.
Kegiatan safari Ramadan
diisi juga dengan ceramah agama yang disampaikan Hj Hadijah. Dan diakhiri dengan
pembagian santunan kepada lansia, penyerahan bantuan Alquran kepada Ketua TP
PKK kecamatan, makanan tambahan bagi ibu hamil dan makanan pendamping ASI
by : Unknown
Pemerintah Kota Mataram
terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana perkotaan yang menjadi
kebutuhan utama dalam upaya peningkatan perekonomian. Pada tahun 2014, Pemkot
menargetkan perbaikan dan pelebaran sejumlah ruas jalan Nasional, Propinsi,
Kota dan Jalan Lingkungan dapat terealisasi. Anggaran pembebasan lahan untuk
ruas bypass BIl, Jalan Bung Karno, Jalan Saleh Sungkar dan Jalan Energi telah
masuk dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota
Mataram tahun 2014.
Dalam Pengantar Nota
Keuangan Rancangan Perubahan APBD 2014, Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh
menyebutkan, secara keseluruhan pendapatan daerah direncanakan bertambah
sebesar 72 miliar rupiah lebih dari anggaran semula sebesar 961 miliar rupiah
lebih sehingga setelah perubahan menjadi 1 triliun 33 miliar rupiah lebih.
Peningkatkan pendapatan tersebut bersumber dari peningkatan Pendapatan Asli
Daerah (PAD) yang semula 119 miliar 861 juta rupiah lebih, bertambah 28 miliar
577 juta rupiah lebih sehingga setelah perubahan menjadi 148 miliar 439 juta rupiah
lebih. Sementara pendapatan lain-lain yang sah semula 166 miliar rupiah lebih
bertambah 43 milyar rupiah lebih sehingga menjadi 209 miliar rupiah lebih.
Dari sektor belanja
daerah terjadi penambahan sebesra 79 miliar rupiah lebih dari anggaran semula 1
triliun 84 miliar rupiah lebih menjadi 1 triliun 163 miliar rupiah lebih.
Selain menggarkan untuk
sektor infrastruktur jalan, Pemerintah Kota Mataram juga melakukan peningkatan
sarana dan prasarana kesehatan pada RSUD Kota Mataram termasuk Kapitasi BPJS,
Rehabilitasi dan Penataan Kota Tua Ampenan, Peningkatan Sarana dan Prasarana
Sekolah, Penerangan Jalan Umum, Rehabilitasi pasar Kebon Roek, pasar Ampenan,
pasar Pagesangan dan pasar Dasan Agung serta program-program lain yang bersifat
penting untuk dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan dan
pembangunan guna peningkatan kinerja pelayanan masyarakat.
Sementara dalam Rancangan
Perubahan APBD 2014 terdapat deficit anggaran sebesar 7 miliar rupiah lebih
yang ditutup dengan penerimaan dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun 2013,
sebut Walikota
by : Unknown
![]() |
| Bendera Palestina |
Pemerintah Kota Mataram berhasil
menghimpun dana sebesar Rp21.001.000 untuk rakyat Pelestina dari kalangan
pejabat eselon II, III dan IV setempat. Aksi penggalangan dana untuk rakyat
Palestina itu dikoordinir langsung oleh Wakil Wali Kota Mataram H Mohan
Roliskana di Mataram, berlangusng di aula lantai tiga lingkup Kantor Wali Kota
Mataram, Senin (14/7).
Selain melakukan aksi mengimpun
dana, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan doa bersama untuk rakyat
Palestina, dihadiri seluruh pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemerintah
Kota Mataram.
![]() |
| Para Remaja Palestina Sedang Menghadapi Gempuran Israel/Foto Google |
Wakil Wali Kota Mataram dalam
kesempatan itu mengatakan, penggalangan dana tersebut dimaksudkan untuk
mengajak semua pejabat Kota Mataram agar menyisihkan rezekinya untuk
disumbangkan kepada rakyat Palestina yang saat ini sedang menghadapi musibah
serangan dari tentara zionis Israel. “Mari kita memberikan sebagain rezeki kita
untuk mereka (rakyat Palestina) yang sedang dilanda musibah kemanusiaan,”
pintanya.
Dikatakannya, kegiatan menggalang
dana bagi rakyat Palestina itu merupakan salah satu wujud kepedulian Pemerintah
Kota Mataram terhadap bencana kemanusiaan yang dihadapi oleh rakyat Palestina.
“Bantuan yang terhimpun akan disalurkan langsung ke rekening organisasi
kemanusiaan yang ada sebagai penghimpun dana bantuanbagi Palestina. Karena
sekecil apapun dana yang kita sumbangkan, akan sangat berarti bagi mereka
disana," ujarnya.
Oleh karena itu, pihaknya juga akan mengajak pihak-pihak lain untuk
peduli dengan rakyat palestina, Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) salah satunya
akan diajak untuk menyumbangkan sebagian ZIS (zakat, infaq dan sodaqoh) yang
dihimpun untuk rakyat Palestina.
Sementara Kepala Bagian Humas dan Protokol Kota Mataram, Lalu Alwan
Basri, aksi kemanusiaan itu akan dilakukan
juga pada malam Nuzulul Quran tingkat Kota Mataram yang akan dilaksanakan pada,
Selasa (15/7) malam. Moment malam
Nuzulul Quran sangat tepat untuk
mengajak partisipasi masyarakat membantu warga Palestina, karena akan dihadiri
ribuan warga masyarakat Kota Mataram dari berbagai kalangan.
by : Unknown
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H. Ali Sahbana, S.Ag yang didaulat sebagai penceramah menegaskan bahwa tujuan puasa selain memperbaiki hubungan manusia dengan Allah, adalah juga menjalin silaturrahmi dengan sesama manusia. Ramadhan memproses manusia menjadi lebih baik dan bertakwa kepada Allah S.W.T
Rangkaian Safari Ramadhan yang menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Mataram, tadi malam memasuki hari ke-4 (10/7). Wakil
Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengunjungi Masjid Baiturrahim di lingkungan Getap Timur, kelurahan Cakranegara Selatan. Menurutnya, “Safari Ramadhan bagi kami adalah sebagai wadah
untuk menjaga tali silaturrahmi sekaligus sebagai tempat kami untuk mendengar
aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi ke masyarakat tentang Kota
Mataram”.
“Perkembangan Kota Mataram yang demikian pesat
di satu sisi menjadi harapan semua pihak, disisi yang lain efek perkembangan
tersebut menjadikan Kota ini sedikit lagi dapat dikategorikan sebagai kota
besar. Ciri-ciri masyarakat kota besar adalah : menjadi konsumtif,
individualistic dan mempunyai ikatan emosional hanya berdasarkan kebutuhan
ekonomi”.
Wakil
Walikota Mataram yang dalam kesempatan tersebut menyerahkan dana bantuan dari
Pemerintah Kota Mataram sejumlah 10 juta rupiah kepada pengurus Masjid
Baiturrahim, berpesan “Untuk mengimbangi pengaruh-pengaruh negative tersebut,
peran panutan sangat diperlukan di masyarakat. Tokoh agama, tokoh masyarakat
atau sesepuh menjadi sangat penting untuk meredam gejolak-gejolak di masyarakat.
Apalagi baru saja masyarakat kita telah menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres
9 Juli kemarin, mau tidak mau gejolak politik di pusat akan terasa di
masyarakat”.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz H. Ali Sahbana, S.Ag yang didaulat sebagai penceramah menegaskan bahwa tujuan puasa selain memperbaiki hubungan manusia dengan Allah, adalah juga menjalin silaturrahmi dengan sesama manusia. Ramadhan memproses manusia menjadi lebih baik dan bertakwa kepada Allah S.W.T
by : Unknown
Sementara Ketua Bhayangkari Hj Azizah Yunus Kurniato dalam kesempatan itu, menyampaikan terimakasih terhadap perhatian dan dukungan moral yang diberikan kepada para korban kebaran rumah di Asrama Polres Mataram
Sebagai
salah satu bentuk perhatian dan simpati terhadap enam kepala
keluarga yang menjadi korban kebakaran rumah di Asrama Polres Mataram, Gabungan
Organisasi Wanita (GOW) Kota Mataram menyerakan bantuan kepada para korban di
Asrama Polres Mataram, Jumat (11/7). Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua GOW
Kota Mataram Ny ND Kinnastri Roliskana secara simbolis kepada enam kepala
keluarga yang rumahnya ludes dilalap si jago merah pada Rabu dini hari (9/7).
Penyerahan itu disaksikan seluruh anggota dan
pengurus GOW Kota Mataram, dan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Kota Mataram H Ahsanul Halik, Ketua Bhayangkari Hj Azizah Yunus
Kurniato beserta jajarannya.
Adapun bantuan yang
diberikan dari GOW antara lain berupa, pakaian layak pakai, sejumlah kebutuhan
rumah tangga, serta uang tunai untuk menambah kebutuhan sehari-hari. Sementara
bantuan dari Pemerintah Kota Mataram dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja
dan Trasmigrasi Kota Mataram berupa, perlengkapan dapur, selimut, paket sembako,
karpet, perlengkapan kesehatan, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi cuci
kakus (MCK).
“Salah satu satu dari korban kebakaran
merupakan anggota Organisasi Bhayangkari merupakan salah satu anggota GOW yang
aktif dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan di Kota Mataram,” katanya.
Ny Kinnastri berharap bantuan yang
diberikan dapat meringankan beban para korban. Tapi bantuan jangan dilihat dari
nilainya melainkan dari niat, ketulusan dan rasa persaudaraan kita. “Mari kita
mengambil hikmah dari musibah ini, dan tetap bersabar serta bersyukur tidak
adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut,” katanya.
Disisi lain, Ketua GOW mengingatkan, kepada
semua masyarakat agar meningkatkan kewaspadaanya terhadap berbagai kemungkinan
musibah. Apalagi pada musim kering dan angin kencang seperti saat ini, dapat
memicu berbagai musibah yang tidak diinginkan.
Oleh karena itu, harapnya, jika masyarakat
hendak meninggalkan rumah, sebaiknya masyarakat melakukan pengecekan terlebih
dahulu terhadap perabot rumah tangga termasuk yang menggunakan listrik. “Upaya
ini minimal dapat mencegah kita mendapatkan musibah yang tidak terduga,”
katanya.
Sementara Ketua Bhayangkari Hj Azizah Yunus Kurniato dalam kesempatan itu, menyampaikan terimakasih terhadap perhatian dan dukungan moral yang diberikan kepada para korban kebaran rumah di Asrama Polres Mataram
by : Unknown
Sejumlah
528 pelajar dari 88 sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/MA/SMK siap mengikuti Lomba
Tadarus Al-Qur'an Pelajar Kota Mataram tahun 2014. Lomba yang merupakan
kegiatan rutin tahunan Dinas Dikpora Kota Mataram setiap memasuki bulan suci
Ramadhan ini dibuka oleh Walikota Mataram
H. Ahyar Abduh pada Selasa (01/07)
petang di Mushola Siti Aisyah Kantor Walikota Mataram.
Secara kuantitas, jumlah peserta lomba mengalami
peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah peserta ini
disyukuri oleh Walikota. Dikatakan Walikota dalam sambutannya, dirinya berharap
peningkatan secara kuantitas ini diikuti pula dengan peningkatan secara
kualitas. Sehingga tujuan untuk membangun generasi muda islam yang Qur'ani
dapat diwujudkan. "Semoga tujuan untuk membangun karakter anak-anak yang
berakhlakul karimah dapat tercapai di masa mendatang", harap Walikota.
Dalam sambutannya di hadapan undangan yang mayoritas
merupakan praktisi pendidikan, Walikota sempat menyinggung mengenai Penerimaan
Siswa Baru (PSB) yang saat ini tengah berlangsung. Kepada Kepala Dinas Dikpora
Kota Mataram H. Ruslan Effendi yang turut hadir, Walikota berpesan agar tetap
menerapkan sistem pendaftaran online dan juga BL (Bina Lingkungan) dengan
prosentase yg diatur dengan sebaik-baiknya. "Yang penting jangan sampai
ada anak-anak yang tidak bersekolah atau tidak diterima di sekolah-sekolah yang
ada di Kota Mataram".
Lomba Tadarus Al-Qur'an Pelajar Kota Mataram digelar
mulai tanggal 1-20 Juli 2014, melibatkan tujuh orang Dewan Hakim yang
berkompeten dan dikukuhkan secara langsung oleh Walikota sesaat sebelum lomba
dinyatakan dimulai secara resmi. Sedikit berbeda dari penyelenggaraan tahun
sebelumnya, penyelenggaraan tahun ini tidak hanya melibatkan siswa dan guru
pembimbingnya, melainkan juga sejumlah penyimak dari tiap sekolah peserta
lomba. Sehingga penyelenggaraan lomba yang berlangsung setiap malam seusai
tarawih ini nantinya akan berlangsung lebih meriah dan penuh semangat
by : Unknown
Hadir
dalam kesempatan itu Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi besertaja jajaran
pejabatnya, Walikota Mataram H Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram H Mohan
Roliskana, Ketua DPRD Kota Mataram H M Zaini, Wakil Ketua DPRD Kota Mataram H
Didi Sumardi, Ketua TP PKK Kota Mataram Hj Suryani Ahyar Abduh, jajaran dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(FKPD).
Bertempat di halaman kantor Walikota Mataram, Jumat
(27/6 ), Pemerintah Kota Mataram menggelar
kegiatan iman dan taqwa (Imtaq) bersama dengan jajaran Pemerintah
Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dirangkum dalam acara Mataram Sambut Ramadhan
1435 Hijriyah. Kegiatan itu dihadiri lebih dari tiga ribu orang, yang berasal
dari kalangan pegawai lingkup
Pemerintah Kota Mataram, Pemerintah Provinsi
NTB, Calon Jamaah Haji (CJH) Kota
Mataram, serta siswa siswi se Kota Mataram yang ikut serta melakukan pawai
sambut Ramadhan.
Walikota
Mataram H Ahyar Abduh dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan sambut Ramadhan yang dilaksanakan
pada hari Jumat terakhir pada bulan Sya’ban
merupakan tradisi setiap tahunnya yang dilakukan warga Kota Mataram
khususnya dan di Pulau Lombok
umumnya. “Ini namanya bersih
Ramadhan, atau dalam bahasa sasak disebut juga “nyampat jelo Jumat terakhir
bulan Sya’ban”,” katanya.
Hal
ii bertujuan untuk mepersiapkan diri dengan baik dalam menyambut Ramadhan,
serta menciptakan suasana yang aman, nyaman dan bebas dari merecon, agar umat
muslim yang berpuasa bisa melaksanakan ibadah puasa dengan khusuk. Terkait dengan itu, Walikota Mataram juga
telah mengeluarkan erdaran selama bulan Ramadhan diantaranya menyebutkan
tempat-tempat hiburan dilarang buka selama Ramadhan, dan warung, cafe, restoran dan sejenisnya
diminta untuk menutup sementara kegiatannya dan buka mulai 16.30-04.00 Wita.
Sementara
itu, Walikota juga mengingatkan kepada seluruh pegawai agar di bulan Ramadhan
bisa meningkatkan kinerja, dan menjauhkan diri dari berbagai kegiatan yang
bersifat menggunjing serta bergosip. “Jauhkan diri pula dari sifat yang penting bicara, namun sebaliknya
bicaralah yang penting-penting saja, sehingg kita menjadi insan yang Muttaqin,”
ingat Walikota.
Hal
senada juga dilontaran Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi mengatakan bahwa bulan
Ramadhan adalah bulan bekerja dan berbuat baik untuk mencapai tujuan kita.
Bulan Ramadhan memiliki kemuliaan dari Allah SWT, karena di bulan Ramadhan kita
memilih mana yang baik dan mana yang terbaik. “Kemuliaan yang diberikan salah
satunya adalah, diamnya orang berpuasa adalah tasbih, dan tidur orang berpuasa
adalah ibadah. Namun jika kita
memanfaatkan waktu dengan berzikir, membaca Al Quran dan berbuat baik
maka Allah akan memberikan pahala yang berlipat ganda,” katanya.
Oleh
karena itu Gubernur mengajak semua masyarakat untuk terus meningkatan iman dan
taqwa di bulan Ramadhan serta tetap semangat bekerja melayani masyarakat.
Kegiatan
Mataram sambut Ramadhan kali ini digabung dengan pejabat dan pegawai lingkup
Pemerintah Provinsi NTB sebagai bentuk mempererat tali silaturrahmi antar
pemerintah. Gubernur berharap kegiatan itu dapat terus dilakukan baik acara
yang berhubungan dengan keagamaan, kemasyarakatan maupun pemerintahan dalam
upaya peningkatan kualitas aparatur.
by : Unknown
Rangkaian kegiatan menyambut HUT Kota Mataram! dimulai dengan penyelenggaraan Workshop Fotografi "Documentary Photography", sebuah kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Komunitas Fotografi Budpar (FKB) Nusa Tenggara Barat dengan Pemerintah Kota Mataram. Kegiatan yang diikuti oleh para penggemar fotografi se-NTB ini dibuka oleh Asisten II Setda Kota Mataram H. Effendi Eko Saswito pada Sabtu (21/06) di Aula lantai 3 Kantor Walikota Mataram.
Sesaat sebelum membuka acara, Eko yang hadir mewakili Walikota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini akan dirangkaikan pula dengan Lomba Foto dan Pameran Foto yang akan mengekspose potensi Kota Mataram yang belum banyak terekspose secara maksimal, melalui foto-foto yang dihasilkan. "Kita gali lebih jauh lagi potensi Kota Mataram", ujar Eko.
Sementara dalam sambutan tertulis Walikota yang dibacakan Eko, Walikota menyampaikan apresiasi atas kepedulian para fotografer NTB terhadap kemajuan pariwisata dan perkembangan ekonomi kreatif di NTB, khususnya di Kota Mataram. Melalui foto-foto, banyak cerita dapat diungkapkan yang pada akhirnya akan mampu mengundang wisatawan atau bahkan investor. "Kita bisa memanfaatkan berbagai media sosial seperti facebook, twitter, ataupun instagram, sehingga bisa tersebar luas ke berbagai kalangan", seperti dibacakan Eko.
Selain diikuti oleh fotografer Kota Mataram, Workshop Fotografi diikuti oleh 50 orang fotografer se-NTB. Workshop yang menghadirkan fotografer senior Romi Perbawa dari Surabaya sebagai nara sumber ini diikuti oleh peserta dari kabupaten/kota di luar Kota Mataram, bahkan dari kabupaten/kota yang ada di Pulau Sumbawa. Usai penyampaian materi, peserta diarahkan menuju lokasi kampung nelayan di Ampenan untuk proses hunting, yang hasilnya dibahas bersama melalui kegiatan bedah foto oleh semua peserta workshop
Sesaat sebelum membuka acara, Eko yang hadir mewakili Walikota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini akan dirangkaikan pula dengan Lomba Foto dan Pameran Foto yang akan mengekspose potensi Kota Mataram yang belum banyak terekspose secara maksimal, melalui foto-foto yang dihasilkan. "Kita gali lebih jauh lagi potensi Kota Mataram", ujar Eko.
Sementara dalam sambutan tertulis Walikota yang dibacakan Eko, Walikota menyampaikan apresiasi atas kepedulian para fotografer NTB terhadap kemajuan pariwisata dan perkembangan ekonomi kreatif di NTB, khususnya di Kota Mataram. Melalui foto-foto, banyak cerita dapat diungkapkan yang pada akhirnya akan mampu mengundang wisatawan atau bahkan investor. "Kita bisa memanfaatkan berbagai media sosial seperti facebook, twitter, ataupun instagram, sehingga bisa tersebar luas ke berbagai kalangan", seperti dibacakan Eko.
Selain diikuti oleh fotografer Kota Mataram, Workshop Fotografi diikuti oleh 50 orang fotografer se-NTB. Workshop yang menghadirkan fotografer senior Romi Perbawa dari Surabaya sebagai nara sumber ini diikuti oleh peserta dari kabupaten/kota di luar Kota Mataram, bahkan dari kabupaten/kota yang ada di Pulau Sumbawa. Usai penyampaian materi, peserta diarahkan menuju lokasi kampung nelayan di Ampenan untuk proses hunting, yang hasilnya dibahas bersama melalui kegiatan bedah foto oleh semua peserta workshop
by : Unknown
Walikota Mataram H Ahyar Abduh menyampaikan Pengantar
Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah Kota Mataram tahun anggaran 2013, Kamis (19/6) dalam rapat paripurna di
gedung DPRD Kota Mataram. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Mataram HM Zaini,
didampingi Wakil Ketua H Didi Sumardi dan Wakil Ketua I Wayan Sugiartha.
Dalam penyampaiannya, Walikota menjelaskan, dalam APBD tahun
anggaran 2013 tercapai realisasi keuangan Rp 833,5 miliar lebih atau 86,41
persen dari anggaran sebesar Rp 1,456 triliun lebih.
Pada sisi anggaran, sampai dengan perubahan APBD tahun
anggaran 2013 secara keseluruhan direncanakan defisit sebesar Rp 157,5 miliar
lebih. Sementara pada sisi pendapatan, dianggarkan sebesar Rp 864,9 miliar
lebih. Serta jumlah belanja dianggarkan Rp 1 triliun 22 miliar 456 juta lebih.
‘’Terjadinya defisit karena adanya pembiayaan untuk poyek-proyek luncuran dalam
kontrak multy years, dan penggunaan Silpa tahun 2012,’’ jelas Walikota.
Untuk menutupi anggaran defisit, dibentuk rekening
pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran 2012 sebesar Rp
103,8 miliar lebih dengan realisasi 100 persen, dan rencana pinjaman daerah
sebesar Rp 60 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar Rp
6,2 miliar lebih yang merupakan investasi penyertaan modal pada perusahaan
daerah yaitu PT Bank NTB, PDAM Mataram dan BPR NTB Mataram.
Selanjutnya dalam pengelolaan APBD Kota Mataram tahun
anggaran 2013, jumlah pendapatan sampai akhir tahun 2013 adalah Rp 865,8 miliar
lebih atau 100,11 persen target yang ditetapkan. Dari sisi belanja terealisasi
Rp 833,5 miliar lebih atau 84,41 persen dari anggaran sebesar Rp 1,2 triliun
lebih. ‘’Pemkot Mataram telah menerapkan prinsip-prinsip efisiensi dan
efektifitas, sehingga dalam pelaksanaannya mengalami defisit realisasi anggaran
sebesar Rp 17,6 miliar lebih’’ kata Walikota.
Defisit tersebut merupakan selisih positif antara
pendapatan dengan belanja di laporan realisasi anggaran. Terdiri dari defisit
APBD sebesar Rp 19,2 miliar dan surflus di RSUD Kota Mataram sebagai BLUD
sebesar Rp 1,5 miliar.
Walikota juga menyampaikan hasil audit laporan keuangan
yang diselenggarakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Kota Mataram masih
mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). ‘’Terhadap hasil itu, secara
pribadi kami belum merasa puas, tapi sebagai kepala daerah hasil ini sudah
cukup baik,’’ ujarnya. Hal itu menunjukkan bahwa secara umum pengelolaan
keuangan daerah telah dikelola dengan baik sesuai peraturan perundang-undangan.
Data pemaparan tersebut, kata Walikota, dapat
diketahui bahwa prinsip penghematan dan disipilin dalam pengelolaan anggaran
daerah masih dipegang teguh sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Dan dapat terlihat dengan adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran sebesar Rp
79,8 miliar lebih
by : Unknown
Sementara koordinartor FASI Kota Mataram, Nanang Edward mengatakan, sebanyak 25 peserta Kota Mataram yang akan berangkat bertanding ke Bandung mulai tanggal 19-22 Juni 2014 didampingi 10 orang tenaga pendamping, serta 16 orang panitia dan penggembira. Para peserta mengikui sejumlah lomba, antara lain, cerdas cermat Al Quran, kaligrafi, gambar, tahfiz dan tartil
Bertempat di ruang kenari kantor Walikota Mataram, Selasa
(17/6), Walikota Mataram H Ahyar Abduh melepas sebanyak 25 peserta Festival
Anak Soleh Indonesia (FASI) tingkat RA dan MI (TK dan SD) yang menjadi wakil Kota
Mataram untuk bertanding mengikui lomba FASI tingkat Nasional di Bandung, Jawa
Barat. Sebelum melepas, Walikota
memberikan apresiasi terhadap para peserta karena telah berhasil menjadi duta
Kota Mataram di tingkat Nasional. “Kegiatan ini merupakan salah satu program
dalam upaya peningkatan SDM, yang merupakan kunci menciptakan generasi yang
cerdas dan berahlak mulia,” katanya.
Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya
pembinaan mental, spiritual dan peningkatan iman dan taqwa sejak dini.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk komiten pemerintah dan
pihak-pihak terkait dalam upaya melakukan program pembinaan imtaq, ilmu
pengetahuan agama dan lainnya,” ujarnya. Dalam kaitan itu, katanya, peran keluarga dan
masyarakat diharapkan juga dapat memberikan dukungan, sehingga ke depan
diharapkan bisa menjadi generasi masa depan yang membanggakan.
Disisi lain, Walikota juga mengingatkan kepada para peserta
agar menjaga kesehatan serta mempersiapkan mental dan berbagai bahan-bahan
pendukung untuk lomba, agar bisa meraih prestasi yang lebih baik. “Namun perlu
diingatkan bahwa juara bukan menjadi tujuan utama, akan tetapi syiar yang paling utama,”
katanya.
Sementara koordinartor FASI Kota Mataram, Nanang Edward mengatakan, sebanyak 25 peserta Kota Mataram yang akan berangkat bertanding ke Bandung mulai tanggal 19-22 Juni 2014 didampingi 10 orang tenaga pendamping, serta 16 orang panitia dan penggembira. Para peserta mengikui sejumlah lomba, antara lain, cerdas cermat Al Quran, kaligrafi, gambar, tahfiz dan tartil
by : Unknown
PekanKeterampilandanSeniPendidikan Agama
Islam (Pentas PAI), MusabaqahQiroatilKutub (MQK), AjangKompetisiSenidanOlahraga
Madrasah (AKSIOMA) danKompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Kota MataramTahun
2014, Senin (16/6) resmidibukaolehWalikotaMataram, H AhyarAbduh di lapanganBumi
GoraJlanUdayanaMataram.
Kegiatanpembukaanacaraitudilaksanakandenganupacara
yang dihadiriKepala Kantor Kementerian Agama Provinsi NTB, Kepala Kantor
Kementerian Agama Kota Matarambesertajajarannya, guru, kepalasekolahsertasiswasiswi madrasah
pesertalomba, dimanaWalikotabertindaksebagaipembinaupacara.
Dikatakannya, kegiatan ini
diharapkan mampu memberikan sarana aktualisasi bagi peserta didik, tidak hanya
dalam hal pendalaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran Islam
tetapi juga menyerasikan penguasaannya dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan
seni. Kegiatan ini sekaligus juga sebagai seleksi kontingen yang akan
dikirimkan ke tingkat yang lebih tinggi.
Terkait dengan itu, diharapkan semua pihak, baik para wasit, juri, guru dan peserta perwakilan
dari seluruh madrasah di Kota Mataram agar tetap mengedepankan aspek sportivitas dan menciptakan suasana kompetitif yang sehat
selama perlombaan berlangsung. Kepada dewan juri saya minta agar bisa memberikan penilaian yang benar-benar obyektif. ”Dengan
demikian kegiatan ini bisa memunculkan juara yang berbakat dan berprestasi
untuk mengharumkan nama Kota Mataram dalam perlombaan di tingkat yang lebih
tinggi,” katanya.
Sementara dalam laporanya Ketua Panitia Pelaksana H
Ishak mengatakan, kegiatan Pentas PAI, MQK, AKSIOMA dan KSM Tingkat Kota Mataram Tahun 2014 akan
berlangsung selama dua hari yakni tanggal 16-17 Juni 2014, dengan jumlah peserta
sekitar 250 orang yang merupakan perwakilan dari masing-masing Kelompok Kerja
Madrasah (KMK).
Adapun mata lomba yang akan
dipertandingkan meliputi seni dan olahraga, antara lain pentas dai cilik, lomba
ceramah agama, MTQ, lomba hafal ayat-ayat pendek, atletik, badminton dan tenis
meja. ”KSM untuk menjaring siswa siswi berbakat dalam bidang ilmu teknologi.
Pemenang lomba akan menjadi wakil Kota Mataram dalam lomba serupa tingkat
Provinsi NTB pada bulan Juli 2014,” katanya.




.jpg)







